Js olshop | Toko Gadget Murah | Aneka Barang Unik Bagus | kado
Search
Search:
Others
Testimonial
Andrew
Gan, barangnya sudah sampai. Mantep agan yg satu ini. Perlayanannya ramah dan responsif. Recommended seller bener.

Sinta S
mas,..paket lentera terbangny sudah sampai loh,..terima kasih mas

Hendra Tan
Bro, Beats pillnya pas banget sampenya pas gw pulang kantor. Suara bener2 sesuai yang gw banyangin. Suaranya keren bro. Thx ya, d tunggu barang baru beatsnya

Rafli Riando
Mantap gannn Urbeats CT nya sudah sampai dengan selamat dan sentosa, waktu nya juga ga lama lama banget gan TOP SELLER!!!!

» isi testimonial
» lihat testimonial
News
3 Desember 2014
Apa Sih Lensa Fish Eye Itu?
Fisheye adalah lensa yang dapat ... detail

24 November 2014
Meningkatkan Kualitas Suara Headphone dan Earphone dengan “Burn-in”
Burn-in dapat meningkatkan kualitas... detail

31 Oktober 2014
Penemu dan Asal Usul Tongsis
Penemu tongsis ternyata adalah... detail

26 Oktober 2014
Perbedaan Headset, Headphone, Backphone, Earphone, Handsfree, dan Handset
Menjelaskan perbedaan antara headset, headphone, backphone, earphone, handsfree, dan handset. Dikarenakan banyaknya orang yang sering mengsalah artikan istilah-istilah tersebut. detail

» index berita

Meningkatkan Kualitas Suara Headphone dan Earphone dengan “Burn-in”


24 November 2014

Meningkatkan Kualitas Suara Headphone dan Earphone dengan “Burn-in”

Burn-in | www.jsolshop.com

Dalam komunitas Audio istilah Burn-in merupakan pembakaran Earphone agar kualitas suara meningkat menjadi lebih bagus. Namun jangan mengsalah artikan membakar earphone dengan api beneran, oleh karena itu akan saya perjelas apasih itu Burn-in.

Pengertian “Burn-in” adalah??

Dalam konteks earphone, "burn in" adalah istilah yang digunakan untuk penyesuaian terhadap diaphragm dari earphone, agar sesuai dengan rancangan aslinya. Secara fisik, proses burn-in ini akan mengendurkan diaphragm sampai akhirnya mencapai keadaan akhir yang diharapkan.

Mirip seperti setiap pagi kita panasin motor/mobil yang baru kita beli supaya mesinnya jadi enak & halus. Atau saat kita melekuk-lekukkan sepatu/sendal yang baru kita beli supaya elastis dan nyaman dipakai.

Mengapa orang-orang memilih utk mem"Burn-in" earphone-nya setelah baru beli?

Earphone & headphone yang masih baru dari kemasan, biasanya suaranya tidak seenak/senyaman earphone yang sudah sering dipakai sesuai rancangan designer di pabriknya. Seringkali, orang-orang ingin agar earphone nya bersuara seperti yang diharapkan secepat mungkin. Mereka tidak mau menunggu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pemakaian reguler, sehingga memilih untuk mem-burn-in earphone nya agar bersuara lebih enak dalam satu minggu pertama setelah pembelian.

Bagaimana cara membakar (Burn-In) Earphone baru?

Secara sederhana, proses burn-in dilakukan dengan menyalakan musik melalui earphone terus menerus. Sebagian orang lebih suka menggunakan "Pure tone", "Sine Wave Sweeps", "Pink Noise", atau "AM/FM Static". Sebagian lain merekomendasikan untuk menggunakan music yang suara bass nya berat. Yang pasti, semua metode-metode di atas tidak bergantung terhadap model maupun manufaktur pabriknya.

Metode mana yang paling efesien?

Tidak ada bukti ilmiah yang dapat menunjukkan metode yang satu lebih baik dari metode yang lainnya. Silahkan pilih metode manapun yang Kalian sukai & mudah untuk Kalian.

Trus selama proses pembakaran (burn-in), Earphonenya boleh ditinggalkan?

Boleh, terserah dengan kalian. Ingin diletakkannya di meja, di dalam laci, dibawah bantal, atau sambil mendengarkannya. Semua terserah kalian.

Apakah Earphone harus dibakar(burn-in) dulu sebelum didengarkan?

Tidak wajib. Kalian boleh langsung menggunakan earphone persis setelah pembelian. Di burn-in dulu atau tidak adalah pilihan Kalian. Selama penggunaan, mungkin Kalian akan merasakan perubahan sedikit demi sedikit pada earphone Kalian. Sebagian orang memilih untuk melakukan burn-in dan mendengar earphone nya secara periodik untuk lebih merasakan perubahannya, sedang sebagian yang lain memilih untuk tidak mendengarkan sama sekali sampai proses pembakaran selesai.

Memang seberapa besar sih pengaruh Burn-in terhadap Earphone?

Sebagian orang bilang, efeknya sangat besar dan drastis! Sebagian lagi bilang, efeknya sedikit, atau bahkan tidak ada efeknya sama sekali. Biasanya besarnya pengaruh burn-in ini sangat bergantung terhadap model Earphone itu sendiri. Kalau earphone nya bagus, hasilnya bisa amat sangat nyaman buat di telinga Kalian.

Berapa lama proses Burn-in harus dilakukan?

Banyak orang merekomendasikan selama kurang lebih 100 jam untuk kebanyakan earphone. Sebagian merekomendasikan hingga 200 jam atau bahkan lebih. Setiap earphone membutuhkan waktu yang berbeda satu sama lain untuk mencapai tahap "selesai", tidak ada ketentuan yang pasti soal jumlah waktu yang tepat untuk burn-in. Cara yang terbaik adalah dengan menggunakan kenyamanan telinga Kalian untuk menentukan kapan proses burn-in telah selsai.

Jadi kapan sebenarnya proses Burn-in itu selesai? Mungkin tidak terjadi "over" burn-in?

Ide utama melakukan burn-in adalah untuk mencapai sebuah kondisi dimana perubahan suara pada earphone tidak terjadi lagi. Dan Kalian akan mendapatkan hasil suara yang pas, yang tepat sesuai kemampuan earphone tersebut. Pada keadaan itu, penggunaan earphone secara reguler tidak akan menyebabkan perubahan suara yang signifikan selama bertahun-tahun nantinya. Sampai mungkin earphone Kalian telah mencapai batas usianya.

Namun, sebagian orang berpendapat bahwa proses burn-in tidak akan selesai. Argumen mereka bahwa penggunaar reguler dalam jangka waktu yang lama tetap akan membuat diafragma earphone terus mengendur dan mempengaruhi suaranya. Yang pasti, masih cukup aman untuk mengatakan bahwa saat diafragma earphone mencapai kondisi yang sesuai rancangan aslinya setelah di burn-in, penggunaan reguler tidak akan menghasilkan perubahan suara yang signifikan untuk didengar pada earphone.

Apakah bisa terjadi kesalahan dalam mem-Burn in?

Earphone Kalian akan beresiko untuk rusak setiap saat jika Kalian menyetel volume yang sangat keras saat mem-Burn in. Sebagian orang merekomendasikan untuk menyetel volume sesuai tingkat yang nyaman untuk di dengar secara normal. Sebagian yang lain menyarankan agar disetel sedikit diatas normal. Jika Kalian mendengar distorsi suara, atau suara "kresek2" saat volume keras, berarti telah terjadi kerusakan pada earphone Kalian. Namun perlu diingat juga bahwa menggunakan volume yang terlalu kecil/pelan saat burn-in juga tidak akan efektif. Jadi pastikan Kalian menyetel volume yang normal & nyaman untuk didengar, atau sedikit saja diatasnya.

Jadi sebenarnya Burn-in itu beneran nggak sih?

Sebenernya sih ide tentang proses Burn-in ini selalu menjadi hal yang kontroversial. Sebagian orang berpendapat bahwa banyak bukti-bukti yang dapat menunjukkan keberhasilan dari Burn-in, dan sebagian lain berpendapat bahwa banyak juga bukti-bukti yang menunjukkan Burn-in tidak berpengaruh apa-apa.

Sebagian orang mengatakan bahwa fenomena ini cuma persepsi psikologis saja, sedang yang lain mengatakan bahwa memang terjadi perubahan fisik pada earphone. Namun yang pasti sebagian besar orang tetap percaya bahwa keduanya benar. Jadi memang ada kombinasi antara keadaan fisik pada earphone & psikologis pada diri pendengarnya yang membuat mereka merasakan perubahan suara pada earphone. Kalian boleh percaya maupun skeptis terhadap hal ini, silahkan tentukan sendiri untuk diri Kalian.

Ada hal lain yang perlu Ane ketahui gan?

Subjek tentang Burn-in ini sebenarnya tidak terlalu kompleks & membingungkan, dan juga bukan merupakan hal yang benar-benar harus diperhatikan ataupun merupakan ilmu pasti. Pendapat, metode, dan hasilnya sangat bervariasi untuk setiap orang, setiap model earphone, dan setiap sistem. Jadi Kalian tetap harus cobain & eksperimen sendiri!

Sourcer : Kaskus



Baca juga
  » 3 Desember 2014
Apa Sih Lensa Fish Eye Itu?
Fisheye adalah lensa yang dapat ...

  » 31 Oktober 2014
Penemu dan Asal Usul Tongsis
Penemu tongsis ternyata adalah...

  » 26 Oktober 2014
Perbedaan Headset, Headphone, Backphone, Earphone, Handsfree, dan Handset
Menjelaskan perbedaan antara headset, headphone, backphone, earphone, handsfree, dan handset. Dikarenakan banyaknya orang yang sering mengsalah artikan istilah-istilah tersebut.

Others
Login
Shopping Cart
shopping cart
Others
Product Scroller
Newsletter
Email:
Others
Information
Pembayaran
BCA

527 100 9659
An Edbert Julian S


Mandiri

118 000 6913 684
An Edbert Julian S


Others